Kyle XY…

Posted February 27, 2009 by ariefadhiyanto
Categories: My Review...

Kyle XY, buat yang belum nonton TV series ini.. buruan dah nonton.. rame banget ceritanya.. cocok banget buat anda-anda sekalian yang suka nonton film-film sci-fi..
Film ini dikemas sangat menarik, ada unsur romansanya, kekeluargaan (apalagi episode 3, ga jarang saya menitikkan air mata untuk setiap family scene nyah. soalnya semua family scene nya diangkat dari peristiwa yang natural dan sering terjadi di dalam kehidupan kita.) uda gitu yang maennya, beuh buat cewe terkapar dan buat cowo meringis..haha.. Xtra Lebay..

klo mau tau sinopsisnya, baca ajah link ini nih, ada yang udah nge review juga tentang film ini.
Dialognya yang bener-bener simple buat kita ga terlalu mikir berat, alur ceritanya juga ga terlalu keliatan dipanjang-panjangin.. simple tapi berbobot.. It’s worth.. hehehe… Coba ajah download ato gak beli dvdnyah..

Ini nih yang maennya :
Kristen Prout

Hehe, mantep banget deh Amanda nya (Kristen Prout), bening banget…

Matt Dallas

Just try to watch it, sekarang uda masuk ke session 3..

Late Nite Call..

Posted February 27, 2009 by ariefadhiyanto
Categories: Iseng ajah...

Umm, 26 Feb 2009 at 21.00, she gave me a call..
she just want to hear my voices, just to know that i am alright..
she asked for my opinion about something bothering her, and i gave my best opinion, because it was not only about her, it was about us..
After having so many arguing thing, she hang off the phone.. still, i don’t think my opinion could help her so much… but, nothing else i can do..
I just sent her a text message, ” Mom, be though.. God will send us a way out, just believe in God. I love u u mom, sleep tight…”

hupf, i always love my mom who would do anything, impossible thing, just for us, her children.. love u mom.. i’ll do anything for you.

Sepi…

Posted February 27, 2009 by ariefadhiyanto
Categories: Iseng ajah...

Aku lihat semua aneh
Aku merasa semua membosankan
Atau memang aku yang aneh
Atau memang aku yang membosankan…

Sepertinya aku lebih dekat dengan sepi
Sepertinya mereka semua menjauhi aku
Ataukah memang aku yang mendekati sepi
Ataukah memang aku yang menjauhi mereka semua…

Serasa berjalan di kepekatan malam
Serasa berdiri di tengah makam
Kadang takut datang menyelimuti
Merasuki seluruh relung hati…

Tak kusadari yang datang dan berlalu
Semua teratur namun bukan kehendakku
Yang datang hanyalah asa dan angan
Yang berlalu dalam bentuk kekecewaan…

Mentari datang hapus pekatnya malam
Mencurahkan segala hangatnya padaku
Ia temani aku sepanjang hari…

Namun kutertunduk menyadari akan kembalinya malam
Bahkan mentari pun pergi meninggalkanku
Membiarkanku menghadapi pekatnya malam
Kembali rasa takut menghantuiku…

Namun kini ada satu asa yang terlihat jelas
Yang membuatku berani menghadapi malam
Yang membuatku tegak berdiri menentangnya…

Kuhadapi semuanya sendiri dengan satu asa
Asa akan datangnya mentari esok hari
Yang kuyakin akan temani aku kembali
Menyegarkanku dengan segala kehangatannya…